Translate

Thursday, October 13, 2016

Bagaimana Cara Mengajukan Pinjaman ke Bank

Untuk memajukan usaha bisnis perusahaan butuh pihak ketiga membantu dalam pembiayaan dan pendanaan. Pinjaman ini butuh proses yang harus dilakukan pemilik perusahaan agar proses yang dihadapi dapat berjalan dengan lancar. Setiap kriteria harus dilengkapi dan harus akurat tepat serta terpercaya. Bagaimana cara mengajukan pinjaman ini setiap pemilik perusahaan berbeda-beda cara yang dilakukan. Seperti ke bank konnvesional, syariah, ataupun lembaga keuangan lainnya. Semua terserah anda yang mana menjadi prioritas dan pastinya perusahaan pembiayaan ini sudah mempunyai kapabilitas, terpercaya, dan dilindungi oleh otoritas keuangan yang telah diatur oleh undang-undang.


Bagaimana Cara Mengajukan Pinjaman Kredit ke Bank


Sebagai pemilik perusahaan ada beberapa tahap yang dilakukan untuk membuat informasi cukup memadai dan mempunyai kapabilitas mendapatkan pinjaman. Tahap ini membutuhkan pengetahuan dasar yang cukup seperti informasi keuangan Neraca dan Laporan Laba-Rugi untuk periode tertentu. Kedua informasi inilah menjadi dasar dari pemilik modal seperti bank atau lembaga keuangan lainnya untuk memastikan perusahaan yang anda miliki sehat atau tidak sehat.

Setelah informasi ini harus mereka dapat dan setuju untuk dilanjutkan ke tahap yang lebih intensif, mereka {pihak ketiga seperti bank atau lembaga keuangan lainnya} berpedoman kepada SOP {standar operating prosedur} untuk dilengkapi sebagai dasar keputusan bagi jajaran manajemen. Tetapi mereka juga bekerja untuk mendapatkan track-record anda sebagai debitur dengan memperoleh informasi dari BI-checking. Maksudnya, kreditur {bank atau lembaga keuangan lainnya} melapor ke BI {Bank Indonesia} untuk melihat catatan keuangan dan ke pihak mana saja anda telah mendapatkan pinjaman atau kredit serta statusnya baik atau buruk.  Jadi anda sebagai pemilik modal harus mempunyai attitude yang baik dalam hal ini, jika catatan anda buruk maka mereka akan menghentikan dari awal. Jika baik akan berlanjut ke tahap berikutnya.


Cara mendapatkan pinjaman seperti ini sudah menjadi hal yang sangat lumrah ditemukan. Mereka akan melengkapi setiap langkah yang harus anda ikuti. Seperti dengan hal prosedur menyiapkan beberapa dokumen agunan. Agunan ini sebagai dasar yang cukup mutlak untuk bank atau lembaga keuangan sebagai garansi jika terjadi force-majeur seperti kegagalan bayar jika pemilik modal ada masa pasang-surut dalam bisnis.

Semua cara prosedur untuk mendapatkan pinjaman seperti ini terlihat seram tetapi jika anda ikuti secara professional akan sangat mudah. Setiap proses butuh pengorbanan waktu dan tenaga seperti pengetahuan yang cukup. Mendapatkan pinjaman butuh cara prosedur yang telah mereka tetapkan dan harus diikuti. Jadi istilahnya seperti ini, anda butuh bantuan dan harus ikuti proses cara prosedur mendapatkan pinjaman dari mereka.

Proses ini akan berlanjut dengan adanya time-visit dari pihak bank atau lembaga keuangan untuk melakukan cross-check ke lokasi bisnis. Gunanya sebagai validasi data aktifitas bisnis ini memang ada. Jika anda pedagang atau supplier, pihak bank atau lembaga keuangan lainnya akan melihat bagaimana bisnis ini berjalan, lokasinya dimana, aktifitas penting, serta gudang penyimpanan {jika ada}. Tentu bisnis yang anda tekuni bukan hal yang dilarang dan sesuai dengan fokus bisnis yang sebenarnya. Maksudnya begini, bisnis anda memang jelas dan mempunyai kelangsungan hidup usaha yang berkelanjutan, tidak berjalan ditempat dan mempunyai pangsa pasar yang jelas terfokus. Inilah yang dimaksud dengan lingkaran bisnis untuk mendapatkan keuntungan. 

Bisnis yang anda lakukan tentu sudah dipikirkan, semua cara untuk memberikan informasi keuangan dalam bentuk laporan yang saya jelaskan diatas. Informasi keuangan ini menjadi mandatory atau harus ditekuni. Setiap bisnis perlu records {catatan} yang harus didapat oleh pihak ketiga {bank dan lembaga keuangan}. Semua tahap ini akan berjalan dan akan terdeteksi dari semua standar yang telah mereka tetapkan.

Sebenarnya fokus disini hanya dari sudut pandang anda sebagai pemilik perusahaan, jadi anda harus mengikuti apa yang telah mereka tetapkan. Bagaimana cara mendapatkan pinjaman dari bank dan lembaga keuangan menjadi hal baku dan setiap tahap harus diikuti. Setelah semua persyaratan informasi keuangan, beberapa dokumen agunan, visit sudah terlaksana, dan beberapa analisa tentang bisnis telah sesuai dengan ratio minimal yang telah mereka kategorikan. Tahap selanjutnya mereka {bank atau lembaga keuangan lainnya} menetapkan maksimal pinjaman {kredit} yang akan anda dapatkan. 

Cara mendapatkan pinjaman akan terus terpantau dengan dilanjutkan dengan akad-kredit persetujuan anda pemilik perusahaan dan bank atau lembaga keuangan lainnya. Bank dan lembaga keuangan ini terdiri dari bank konvensional atau syariah. Anda bebas menentukan pihak mana yang sangat sesuai dengan selera, karakter, dan prinsip. 

Bagaimana mendapatkan pinjaman kredit ini menjadi alternatif memperoleh dana segar untuk pemekaran bisnis atau menambah peluang. Strategi tahap ini dapat menjadi informasi dasar jika anda ingin mendapatkan pinjaman kredit dari bank atau lembaga keuangan lainnya. Pilihlah dengan bijak, sesuai dengan kebutuhan, dan dapat membantu peluang usaha yang telah anda rintis selama ini. Semoga bermanfaat. 

No comments:

Post a Comment