Translate

Tuesday, December 20, 2016

4 Sifat Nabi Muhammad SAW: Siddiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah.

Sifat Rasulullah SAW: Siddiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah. Nabi Muhammad SAW adalah manusia pilihan Allah SWT untuk menyampaikan FirmanNYA kepada umat manusia. Nabi Muhammad SAW adalah kekasih Allah sebagai Nabi terakhir dan tidak ada Nabi setelah beliau wafat. Sifat yang ada pada Nabi Muhammad SAW dapat dijadikan contoh kaum muslimin semua untuk menghadapi kehidupan ini menjadi lebih baik. Selamat dunia dan akhirat.


Rasulullah Muhammad SAW mempunyai empat sifat yang sangat mulia menjadi panutan kaum muslimin.


Semua sifat yang ada didalam diri Nabi Muhammad SAW menjadi panutan dari keluarga, sahabat, bahkan orang-orang yang berseberangan dengan Rasul. Beliau adalah pribadi yang sangat pintar, pemimpin, saudagar, dan seorang pengayom. Hal yang paling utama adalah beliau sangat berpengaruh didunia ini dalam agama Islam.

Allah SWT telah berfirman dalam Al-Quran (QS Al-Ahzab: 21) telah menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW mempunyai sifat akhlak yang sangat mulia.


لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Artinya:
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasullullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Sifat penting empat Nabi Muhammad SAW : SIDDIQ, AMANAH, TABLIGH dan FATHONAH menjadi rujukan kita sebagai pengikutnya sampai akhir zaman.

1. Siddiq.


Siddiq berarti benar. Sifat benar Nabi Muhammad SAW yang sangat mulia ini selalu terhias pada akhlaq yang benar. Sangat beriman kepada pencipta langit dan bumi serta hal-hal yang ghaib. Sifat Nabi ini mereflesikan semua perkatannya benar dengan menyampaikan Wahyu dan Firman Allah SWT, jadi dapat digarisbawahi bahwa sangat mustahil Nabi Muhammad SAW mempunyai sifat bohong, memutarbalikan fakta dan sebagainya.

Mari kita lihat dalam Al-Qur'an dalam QS An-Najm 4-5.

إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ
عَلَّمَهُ شَدِيدُ الْقُوَىٰ

Artinya:
Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu Allah SWT yang diwahyukan kepadanya. Yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat.




2. Amanah.


Amanah berarti sangat dipercaya. Semua amanah yang diemban oleh Nabi Muhammad SAW akan diselesaikan dengan baik dan dilaksanakan sebaik-baiknya. Penduduk Mekah memberi gelar kepada beliau seorang 'Al-Amin' berarti sangat terpercaya. Apa yang beliau ucapkan akan selalu dipercaya oleh masyarakat sebelum menjadi Rasulullah. Sifat Nabi Muhammad SAW selalu memegang amanah disetiap lini kehidupan.

Allah SWT berfirman dalam Al-Quran (QS Al-A'raaf: 68)

أُبَلِّغُكُمْ رِسَالَاتِ رَبِّي وَأَنَا لَكُمْ نَاصِحٌ أَمِينٌ

Artinya:
Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu.

Pada zaman beliau tidak pernah melakukan pengkhianatan setiap amanah yang beliau emban. Kedudukannya sebagai Nabi dan Rasulullah sebagai pemimpin penting bangsa Arab tidak pernah memasukan kepentingan pribadi ataupun keluarga beliau. Yang ada hanyalah ingin menyampaikan seluruh Firman dan Wahyu Allah SWT kepada kaum muslimin.

Seluruh kepentingan duniawi beliau tinggalkan, yang beliau inginkan pengikutnya kaum muslimin selalu patuh dan tunduk kepada seluruh perintah Allah SWT yang harus diikutinya sampai akhir zaman. 

3. Tabligh.


Tabligh berarti menyampaikan. Semua Firman Allah SWT untuk seluruh kaum muslimin telah beliau sampaikan. Tidak ada beliau lupa atau sembunyikan keseluruhannya yang sudah jelas dalam Al-Qur'an yang kita miliki sekarang sebagai petunjuk yang hakiki. Sifat Rasulullah Muhammad SAW ini dapat kita contoh dalam menyampaikan sesuatu yang benar untuk segala lini kehidupan.

Allah SWT berfirman:
QS Al-Jin: 28

لِّيَعْلَمَ أَن قَدْ أَبْلَغُوا رِسَالَاتِ رَبِّهِمْ وَأَحَاطَ بِمَا لَدَيْهِمْ وَأَحْصَىٰ كُلَّ شَيْءٍ عَدَدًا

Artinya:
Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedang (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu.

QS 'Abasa: 1-2

عَبَسَ وَتَوَلَّىٰ
أَن جَاءَهُ الْأَعْمَىٰ

Artinya:
Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling. Karena telah datang seorang buta kepadanya.


Maksud ayat ini seorang buta bernama Abdullah bin Ummi Maktum. Dia datang kepada Rasulullah SAW meminta ajaran-ajaran tentang Islam, lalu Rasulullah SAW bermuka masam dan berpaling dari padanya. Karena beliau menghadapi pembesar Quraisy dengan pengharapan agar pembesar-pembesar tersebut mau masuk Islam. Maka turunlah surat ini sebagai teguran kepada Rasulullah SAW.

Ketika baginda Rasulullah menyampaikan Firman Allah di mimbar umum beliau selalu fokus dan tidak bisa diganggu oleh orang lain. Secara manusiawi memang standar umum yang ada, tetapi hal ini tidaklah cukup. Maka Allah SWT menegur beliau dengan menyindirnya. Itulah sifat Nabi Muhammad SAW seorang tabligh, semuanya beliau sampaikan kepada umatnya.

4. Fathonah.


Fathonah berari beliau sangat bijaksana. Bijaksana dalam mengambil segala keputusan untuk umat, kaum muslimin, dan perniagaan. Beliau sangat bijaksana dalam mengambil strategi perperangan pada masa beliau. Kepintaran dengan segala pertimbangan sangat tepat sasaran. Sifat Nabi Muhammad SAW ini sangat diakui oleh pihak lawan dan menjadi panutan bagi muslimin.

Sifat Nabi Muhammad SAW ini mampu menjelaskan semua perkara dan beliau hubungan dengan Al-Qur'an sehingga beliau mampu beragumentasi dengan kaum kafir dengan cara yang sangat santun. Baginda Rasulullah Muhammad SAW mampu mengubah bangsa Arab yang jahiliyah, bodoh, akhlaq yang kasar, terpecah-pecah yang suka berperang, menjadi bangsa yang mempunyai akhlaq baik berbudaya serta mempunyai pengetahuan yang luas.

Rasulullah Muhammad SAW merupakan manusia pilihan Allah SWT, kekasih beliau. Beliau sangat mencintai umatnya dan selalu memikirkan umat pada saat wafat. Kecintaannya ini termaktub dalam sifat-sifat Nabi Muhammad SAW ini sebagai contoh kita baik dalam berkehidupan, bertetangga, berbisnis, dan segalanya. Beliaulah panutan kita menjalani kehidupan ini sesuai dengan Al-Qur'an dan Hadist beliau untuk selamat dunia dan akhiran, Aamiin Insha Allah. Semoga tulisan ini dapat memberikan sedikit ilmu yang bermanfaat yaitu 4 sifat Nabi Muhammad SAW : Siddiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah.

No comments:

Post a Comment