Translate

Thursday, July 21, 2016

Beras : Jenis, Kandungan Nutrisi, Kandungan Gizi, dan Produk Olahan

Beras merupakan komoditi penting di benua Asia. Tetapi sekarang sudah meliputi dunia karena perkembangan mobilitas manusia yang berpindah dari satu negara ke negara lainnya. Tentu bagi masyarakat asia yang berpindah tersebut akan selalu mencari beras untuk makanan pokok sehari-hari. Dengan adanya perkembangan teknologi dan gaya hidup ternyata beras sudah termasuk dalam menu diet sehari-hari. Perkembangan terus berlanjut seperti jenis, kandungan nutrisi, kandungan gizi, dan produk olahan terus dikembangkan demi terwujud suatu temuan baru untuk kesehatan. Gaya hidup seperti ini sudah masuk ke Amerika Serikat dan trend perkembangannya terus naik dan stabil. Seperti Tentunya dengan kandungan gizi dan manfaat dari beras sudah teruji di laboratorium dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Kandungan nutrisi dari beras yang dikonsumsi


Beras merupakan sumber karbohidrat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Karbohidrat merupakan sumber energi yang sangat berguna untuk metabolisme tubuh, sebagai nutrisi yang dibutuhkan oleh sel-sel dalam tubuh, dan seterusnya. Perlu diketahui bahwa kandungan gizi dalam beras sangat beragam seperti vitamin termasuk riboflavin, niatin dan thiamine, kalsium, vitamin D, serta zat besi. Unsur lainya terdapat dalam beras adalah kandungan asam amino yang membuat kondisi protein menjadi stabil dan menjadi komponen penting dalam proses metabolisme.

Jika pada manusia kekurangan thiamine akan mengakibatkan gangguan pusat saraf dan jantung, dalam kasus yang sangat berat dinamakan penyakit beri-beri. Apabila ini terjadi dapat dilihat dari gejalan awal dengan nafsu makan yang sangat berkurang, sembelit, mudah lelah, gangguan pencernaan, jantung berdetak kencang, kesemutan, serta kurang refleks terhadap gerakan.

Beras sifatnya tidak mengandung kolesterol atau gluten, dengan kondisi ini jika seseorang tidak ada alergi terhadap gluten. Jika beras masih dalam keadaan padi dapat bertahan dalam jangka waktu lama. Pengalaman di zaman dahulu, padi selalu disimpan dalam lumbung dengan kondisi masih menyatu dengan tangkai dan daun padi.

Kandungan Gizi Beras Asli

   
Varietas beras yang ada di Indonesia, jenis beras merah sangat diyakini mempunyai khasiat obat. Penggunaan beras merah sudah dimulai sejak tahun 2.800 SM. Para tabib menggunakan beras ini dan sudah memiliki nilai medis yang sudah diakui serta dapat memulihkan kembali rasa damai dan tenang yang telah lama hilang. Tetapi jika dibandingkan dengan kandungan karbohidratnya beras merah lebih rendah dibandingkan dengan beras putih dengan perbedaan (78,9 gr : 75,7 gr). Tetapi berdasarkan riset dan analisa Nio pada tahun 1992 menyimpulkan bahwa energi yang dihasilkan dari jenis beras merah justru melebihi beras putih dengan perbedaan (249 kal : 353 kal). Juga mengandung kaya protein (6,8 gr : 8,2 gr) dikarenakan kandungan tiamin yang cukup tinggi (0,12 mg : 0,31 mg).  

Kandungan gizi untuk jenis beras merah ada fosfor dan selenium. Untuk fosfor (243 mg per 100 gr). Unsur selenium yang merupakan elemen kelumit bahan esensial dari enzim glutation peroksidase. Fungsinya sebagai katalisator yang berguna untuk memecah peroksida yang tidak menjadi toksik. Fungsi lainnya adalah peroksida dapat berubah menjadi radikal bebas yang dapat bekerja dan mengoksidasi asam lemak tak jenuh kedalam inti membran sel yang menyebabkan penyakit kanker dan turunannya. Dengan kemampuan inilah para pakar menyakini bahwa ada potensi untuk mencegah penyakit berbahaya dan turunannya ada pada bahan ini.

Fakta Beras dalam Kehidupan Manusia


Awalnya beras dianggap sebagai makanan pokok yang diabaikan oleh sebagian kalangan. Tetapi pada saat sekarang sudah menjadi komoditi yang sangat banyak dikonsumsi di dunia bahkan dari data statistik menyebutkan hampir dua pertiga dari penduduk dunia sudah menjadi makanan pokok mereka. Dengan perkembangan teknologi varietas padi sudah meningkat jenisnya dan bahkan waktu penanaman sudah mulai pendek. Tetapi kadangkala disuatu negara terjadi surplus dan defisit sehingga ketergantungan terhadap komoditi ini sangat tinggi. Apalagi jika terjadi ganguan musim, cuaca, dan hama akan mempengaruhi ketersediaan beras serta mengakibatkan harga menjadi naik.

Padi relatif mudah penanamannya tetapi harus mempunyai trik khusus terhadap perawatannya. Hal yang sangat penting adalah sistem irigasi yang baik, jenis pupuk yang harus berkala diberikan dan tepat dosis serta waktu, tekstur tanah yang subur akan berpengaruh terhadap hasil padi yang akan dihasilkan dan curah hujan yang cukup dimasa pertanaman.

Beras yang akan dikonsumsi juga ada perbedaan dalam bentuk, ukuran, serta warna. Beberapa jenis beras yang ada dipasaran yang digunakan sebagai bahan pokok ada yang lengket (pulen), tidak lengket, atau bulir terpisah setelah dimasak. Untuk jenis beras ini tentu tergantung dari selera masing-masing konsumen. Untuk warna tidak terlalu putih dan agak gelap. Jika terlalu putih dikhawatirkan ada tambahan zat pewarna kimia sehingga beras terlihat menarik. Untuk memperoleh beras yang baik dan berkualitas adalah dengan cara membeli kepada penjual yang sudah berpengalaman dibidang beras serta jujur dalam memberikan informasi terhadap beras yang dijual.

Jenis dan Warna Beras


Warna beras yang ada di dunia diatur secara genetik. Karena adanya perbedaan gen yang mengatur warna pada beras seperti warna endospermia, aleuron, serta komposisi pati yang ada pada endospermia.


1. Beras Putih.


Sesuai dengan namanya, beras berwarna putih agak transparan. Jenis beras ini hanya memiliki sedikit jumlah aleuron, serta kandungan nutrisi amilosa sebanyak 20%. Di pasaran sangat didominasi oleh jenis beras ini.

Tetapi dipasaran ada beras dengan aroma pandan wangi apabila telah tersaji di meja makan. Jenis beras ini merupakan beras rekayasa genetika yang melepaskan senyawa yang memberikan aromatik wangi. Jenis beras ini sudah dilakukan pada beras Cianjur dengan jenis Pandanwangi dan Rajalele. Jika anda kesulitan menemukan jenis beras ini anda dapat menambahkan daun pandan atau daun salam pada saat memasak nasi. Tergantung selera.


2. Beras Hitam.


Jenis beras yang sangat langka dan harganya cukup mahal. Kenapa berwarna hitam disebabkan aleuron dan endospermia yang bekerja memproduksi antosianin dengan kadar yang sangat tinggi sehingga menimbulkan warna unggu pekat mendekati warna hitam.


3. Beras Merah.


Jenis beras merah disebabkan aleuron yang mengandung gen untuk memproduksi antosianin yang mengkasilkan warna ungu atau merah.


4. Beras Ketan Putih.


Beras ketan dengan tekstur lengket setelah dimasak berwarna putih dan tidak transparan sebelum dimasak. Keseluruhan patinya merupakan amilopektin.


5. Beras Ketan Merah.


Varietas yang hampir sama dengan beras ketan putih dengan perbedaan pada warna yang dihasilkan.


Produk Olahan Beras.


Secara traditional produk olah beras sudah mulai dikembangkan. Untuk membuat praktis para produsen telah banyak membuat olahan beras menjadi produk tepung yang dapat langsung digunakan untuk membuat aneka kue basah dan kering. Jenis nya juga bervariasi mulai dari tepung beras putih, beras ketan.

Beberapa contoh produk olahan beras di Indonesia adalah kue basah, kue kering, tape hitam dan putih, ketupat beras putih dan ketan putih, dan lainya. Sedangkan di daerah Jepang dan Korea dibuat aneka minuman yang menggunakan jenis beras yaitu Sake. Sake ada minuman yang sudah difermentasi dan sudah mengandung alkohol.



No comments:

Post a Comment